Herman: Jangan Bayar Parkiran Jika Tanpa Karcis

Herman: Jangan Bayar Parkiran Jika Tanpa Karcis

BUOL- Herman N Kadir dari Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Buol, Provinsi Sulawesi Tengah mengimbau masyarakat Kota Buol agar jangan membayar biaya parkiran jika petugas parkiran tidak memberikan karcis parkir. Hal ini dilakukan agar pengelola parkiran lebih disiplin.

"Ini untuk mendisiplinkan pengelola perkiraan. Jika petugas parkiran tidak memberikan karcis, warga tidak perlu membayar biaya parkiran," katanya kepada Indonesiasatu Minggu (18/10/2020).

Dia mengatakan hal ini penting diketahui oleh warga Kota Buol karena selama ini pihaknya selalu menerima pengeluhan.

"Dan warga juga harus memberikan pelajaran kepada petugas parkir. Kalau tanpa karcis juga tetap berikan uang, nanti mereka keenakan," jelasnya.

Ia mengatakan, ada petugas parkir yang beralasan bahwa karcis belum didapatkan dari dinas perhubungan, maka pengelola parkiran tersebut pasti belum memberikan kewajibannya kepada dinas perhubungan.

"Sebelumnya kita buat kesepakatan. Semua hasil retribusi akan dibagi, pemerintah mendapat 40%, pengelola mendapat 60%. Saat mereka setor hasil retribusi, kita beri mereka karcis. Jadi jika karcis tidak ada, artinya mereka belum menyerahkan kewajibannya," katanya.

Untuk itu, dirinya pun menghimbau kepada pengelola parkiran agar menjalankan pekerjaan dengan baik dan sesuai aturan.

"Karena kalau dirasa tidak bisa lagi memenuhi kewajiban, kami bisa melakukan pemutusan hubungan kerja," tegasnya. 

Herman menyebutkan, hal yang dianggap sepele justru terkadang sangat besar pengaruhnya, seperti halnya karcis parkir. Bagi sebagian orang, karcis parkir bukan menjadi suatu masalah yang penting. Namun, jika lebih diteliti lagi, adanya karcis parkir sangat membantu dalam sistem keamanan tempat parkir yang digunakan.

"Karcis parkir sangat penting untuk pengguna parkir, karena sebagai klaim bahwa yang bersangkutan memang parkir di tempat itu, dan untuk menghindari kehilangan," Pungkasnya. (Basri Djulunau)