Kapolres Buol: Kejahatan Adalah Masalah Sosial, Maka Usaha Pencegahan Melibatkan Berbagai Pihak

Kapolres Buol: Kejahatan Adalah Masalah Sosial, Maka Usaha Pencegahan  Melibatkan Berbagai Pihak

BUOL- Keamanan dan ketertiban dilingkungan warga masyarakat adalah dambaan setiap warga masyarakat selama ini, jauh dari kesan rawan dan selalu kondusif. Untuk mewujudkan situasi Kamtibmas. Kejahatan memiliki fungsi dan disfungsi dalam masyarakat. Kejahatan disfungsi karena memberikan efek yang merusak terhadap tatanan sosial, menimbulkan rasa tidak aman dan ketakutan serta menambah beban ekonomi yang besar bagi masyarakat. Maka usaha pencegahan kejahatan yang merupakan usaha yang melibatkan berbagai pihak. Hal ini disampaikan Kapolres Buol, AKBP Dieno Hendro Widodo, saat ditemui diruang kerjanya, Selasa, 06/09/2020

Menurutnya, jenis dan bentuk kejahatan selalu berkembang dari waktu ke waktu seiring dengan dinamika sosial yang berkembang dalam masyarakat. Pola dan modus kejahatan juga kian berkembang sebagai dampak kemajuan teknologi.

"Kondisi ini tentunya berimplikasi terhadap meningkatnya beban tugas dan tanggung jawab Polisi sebagai penyelenggara negara di bidang keamanan dalam negeri," jelas Dieno Hendro

Perwira Menengah Berpangkat dua Melati ini menambahkan, untuk memungkinkan terbangunnya kerjasama yang menjadi tujuan penerapan Polmas sebagaimana telah diuraikan di atas, maka sasaran yang harus dicapai adalah, membangun Polri yang dapat dipercaya oleh warga setempat, membangun komunitas yang siap bekerjasama dengan Polri termasuk dengan pemerintah daerah dalam meniadakan gangguan terhadap keamanan dan ketertiban serta menciptakan ketenteraman warga setempat. Polisi yang dapat dipercaya tercermin dari sikap dan perilaku segenap personel Polisi tersebut baik dalam kehidupan pribadi sebagai bagian dari komunitas maupun dalam pelaksanaan tugas mereka, yang menyadari bahwa warga komunitas adalah stakeholders kepada siapa mereka dituntut untuk menyajikan layanan kepolisian sebagaimana mestinya.

"Sedangkan komunitas yang siap bekerjasama adalah kesatuan kehidupan bersama warga yang walaupun dengan latar belakang kepentingan yang berbeda, memahami dan menyadari bahwa kepentingan penciptaan situasi keamanan dan ketertiban umum merupakan tanggungjawab bersama antar warga dengan polisi," urai Kapolres.

Lebih jauh terang Dieno Hendro, menurun atau minimnya tingkat kejahatan dan gangguan kamtibmas menunjukkan bahwa masyarakan ikut berperan serta dalam memelihara situasi kamtibmas melalui berbagai laporan atau pengaduan atas berbagai kasus kejahatan dan gangguan kamtibmas. Hal ini menunjukkan bahwa masyarakat ikut berpartisipasi dalam mencegah terjadinya tindak kejahatan dengan senantiasa memelihara kemanan dan ketertiban masyarakat (harkamtibmas) dilingkungan sosialnya.

"Meningkatnya dukungan dan partisipasi masyarakat dalam harkamtibmas juga menunjukkan semakin meningkatnya kepercayaan masyarakat atas kinerja pelayanan Polisi," Pungkas Kapolres mengakhiri. (Basri Djulunau)